Langsung ke konten utama

4 June, last night in haram

hari ini memutuskan untuk terusan sholat ashar hingga isya di masjidil haram karena memang ini malam terakhir kami d haram


cerita uniknya, kebetulan saya berangkat sendiri, karena teman sekamar kelelahan lepas ziarah ke jabal nur siang tadi. Eh, qadarullah setelah turun dari rooftop sehabis sholat magrib, saya pergi ke wc lima dan tidak sengaja bertemu dengan ibuk sekamar dan anaknya ~~ ditengah jutaan orang yang datang ke haram. Jadilah kami sholat isya bertiga. Malam terakhir kami memilih sholat di dekat tiang 100-B lantai 2 yang memang view nya langsung menghadap ke kakbah. 


sedikit cerita tentang ibuk dan anak yang beruntung ini:


Beberapa hari yang lalu kedua ibuk dan anak ini Allah ijinkan untuk mencium hajar aswad selepas sholat maghrib, yang akhirnya membuat ibuk menangis haru bahkan sampai selesai sholat isya.


Kejadiannya tidak disengaja. Maksud hati hanya ingin usaha memegang dinding kakbah yang tidak tertutup kiswah saat musim haji. Qadarullah mereka melihat sisi pintu kakbah seperti ada barikade manusia yang saling menjaga. dan ternyata didalam barikade itu sudah ada banyak wanita yang mengantri untuk mencium hajar aswad. Akhirnya mereka meminta agar diijinkan untuk ikut masuk ke dalam barikade. dan alhamdulillah Allah ijinkan dan mudahkan mereka untuk mencium hajar aswad.


Niat hati malam ini sebenarnya saya ingin ikut mencoba mencium hajar aswad mengikuti petunjuk dari ibuk sekamar. Namun, saat bertemu ibuk sekamar di wc lima tadi akhirnya saya mengurungkan niat.


Mencoba untuk berprasangka baik kepada Allah. Mungkin memang belum waktunya. Ibuk dan anak ini saja, baru dikesempatan keempat berkunjung ke tanah suci, baru bisa mencium hajar aswad. Mungkin nanti saya juga harus empat kali kembali ke tanah suci untuk akhirnya bisa mencium hajar aswad juga.


kata pak ustadz silahkan berdoa dan merayu Allah untuk bisa diundang kembali ke tanah suci. Berdoa seperti seorang anak yang merengek: 


“Ya Allah, hamba belum sempat naik ke gua hiro ya Allah, belum sempat juga mencium hajar aswad, maka undang hamba lagi ya Allah.”



Oh ya, barikade manusia ~~ laki laki tadi adalah para pejuang shaf pertama. Mereka berkeinginan untuk bisa sholat isya nanti mengambil keutamaan shaf pertama. Mankanya mereka dengan sukarela membuat barikade dan membantu askar di dekat hajar aswad. MasyaAllah







makan malan terakhir, datang k resto yang sudah siap siap closing. mas pramusaji nya baik banget masih ngasih ijin saya makan di resto dan mau ngambilin sisa makanan d dapur. tapi porsinya itu loh? bikin mikir gimana ngabisinnya dan kepikiran juga habis makan segini banyak langsung tidoorr






Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 May, 5th day in madinah

sharing doa dari ibuk sekamar Jangan lupa sisipkan kata keberuntungan y nduk, waktu doakan anak anak. karena biasanya anak yang pinter aja itu belum cukup, kadang kita perlu beruntung untuk sukses. doakan anak anak (sebutkan nama anak), agar Allah memberikan keberkahan, keberuntungan, dan kesuksesan dunia akhirat. tambahan lagi untuk tidak lupa mendoakan agar anak anak cinta kepada Allah dan Rasulullah lebih dari apapun didunia ini doa doa yang sederhana yang bisa kita ulang ulang terus diwaktu waktu yang mustajab 📷 : video call anak anak lanang sembari nunggu ashar. pas dirumah bada magrib bisa sambil tadarusan bareng. Madinah ini kids friendly sangat. lihat merpati terbang di dalam masjid inget anak. lihat orang bagi bagi coklat permen, auto inget anak lagi

Obrolan di Bus

Peringatan sebelumya: Tidak bermaksud memperkenalkan permainan haram ini ke khalayak ramai, tapi sesuai dengan label pada entri ini, “Just for my curiosity.” Entri ini bermula ketika saya duduk di samping seorang rekan kerja di bus, ketika akan pulang ke mess. Tidak sengaja ketika saya melihat-lihat gallery photo di iPhone-nya saya menemukan gambar deretan angka-angka, kemudian prasangka saya mengenai permainan haram itu pun muncul. Sebagai orang yang awam perihal permainan togel ini, rasa ingin tahu saya pun timbul. Daftar pertanyaan pun bermunculan dan meluncur begitu saya tanpa putus-putus. Dimulai dari, apa sih togel itu? Berapa sih angka togel yang bisa dipertaruhkan? Seberapa banyak sih yang bisa kalian dapat kalau kalian menang? Siapa yang jadi bandarnya? Memangnya angka yang keluar bisa dipercaya? Bagaimana kalau kalian ditipu? Angka togelnya keluarnya kapan? Sehari berapa kali? Kamu pernah menang? Kenapa kalo menang dua angka, pengalinya ganjil? Kenapa harus d...

Dua Belas dan Dua Tahun Berselang

Setelah lelah dengan kesibukan ngantor hampir 12 jam sehari, saya pikir ketika tiba waktunya untuk berlibur, saya akan menghabiskannya untuk leyeh-leyeh dan bermalas-malasan di rumah selama tiga minggu. Tapi ternyata, bermalas-malasan juga ada batasnya. Ketika saya mendapatkan kesempatan untuk cuti selama tiga minggu, waktu satu minggu pertama di rumah, saya manfaatkan untuk menikmati hidup dengan ritme yang slow. Saya banyak mengerjakan pekerjaan rumah, macam menyapu, mengepel, mencuci baju, dan menyetrika. Kadang, waktu luang saya, saya selingi dengan berjalan keliling kota dan membaca buku. Sanking melimpahnya waktu luang yang saya miliki, buku “Titik Nol” sebanyak lebih dari 500 halaman bisa khatam dalam waktu seminggu. Namun, belum genap satu minggu, rasanya saya sudah ingin mencicipi lagi hidup dengan ritme yang lebih dinamis, walau bukan dengan bekerja. Rasanya, pada saat itu saya ingin segera keluar dari rumah, dan bahkan ingin segera keluar dari kota Surabaya yang terken...