Langsung ke konten utama

Postingan

17 May, 5th day in madinah

sharing doa dari ibuk sekamar Jangan lupa sisipkan kata keberuntungan y nduk, waktu doakan anak anak. karena biasanya anak yang pinter aja itu belum cukup, kadang kita perlu beruntung untuk sukses. doakan anak anak (sebutkan nama anak), agar Allah memberikan keberkahan, keberuntungan, dan kesuksesan dunia akhirat. tambahan lagi untuk tidak lupa mendoakan agar anak anak cinta kepada Allah dan Rasulullah lebih dari apapun didunia ini doa doa yang sederhana yang bisa kita ulang ulang terus diwaktu waktu yang mustajab 📷 : video call anak anak lanang sembari nunggu ashar. pas dirumah bada magrib bisa sambil tadarusan bareng. Madinah ini kids friendly sangat. lihat merpati terbang di dalam masjid inget anak. lihat orang bagi bagi coklat permen, auto inget anak lagi
Postingan terbaru

10-12 April, manasik haji

walau masih harap harap cemas apakah bisa berangkat (karena perang iran-us), tapi toh manasik tetap dilaksanakan Dimulai dari perkenalan, saya memperkenalkan diri sebagai wanita asal sidoarjo yang inshaAllah akan berangkat haji tahun ini sendirian atas ijin suami (tsahh).  selama manasik jadi banyak berfikir jadi banyak merenung. Kalo ibadah haji ini kan karena panggilan dari Allah. Labbaik, Allahumma labbaik (aku datang, Ya Allah aku datang). Dan biasanya kan seseorang jika memanggil pasti ada alasannya kenapa memanggil? Apa memang ada yang ingin disampaikan? Apa memang ada yang ingin diberikan? Atau karena rindu ingin bertemu? Atau malahan Allah ingin menegur?  Selama ini saya mengira orang orang yang berhaji adalah orang orang yang ibadahnya sudah cukup baik. Padahal boleh jadi yang Allah undang adalah orang yang banyak berdosa. sehingga Allah berikan kesempatan untuk memohon ampunan Disini juga, saya banyak mendengar kisah satu per satu dari beberapa jamaah tentang bagaima...

Angles in Your Presence

💛💛💛 💛💛💛 💛💛💛 💛💛💛 💛💛💛 #omarsuleiman

Belajar Dari Sejarah (1) – Bangsa Romawi

Saya ingin sedikit berbagi kisah awal saya tertarik belajar tentang topik ini. Mulanya saya menemukan sebuah artikel di internet yang mengatakan kalo nenek moyang bangsa romawi itu adalah Aysu bin Ishaq bin Ibrahim. Nah, saya penasaran dong. Apa benar bangsa yang besar itu masih keturunan dari nabi Ibrahim as. Yang saya tahu saat itu, Romawi itu kan ada di Roma, Italia. Jauh banget lo jarak antara Italia dengan Palestina. Jadi beneran kah ini? Saya mulai lebih dalam lagi browsing di internet. Tapi informasi detail dan shahih tak kunjung didapat. Akhirnya saya menyerah. Tidak lama berselang, tadarus saya sudah masuk ke Surah Ar-Rum. Yang artinya   bangsa romawi.   Lah, ketemu lagi. Bangsa Romawi telah dikalahkan, di negeri yang terdekat dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang, dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allah-lah urusan sebelum dan setelah (mereka menang). Dan pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman. Tuh kan, jadi pen...

Pohon Keluarga Bani Israil

Saya mulai tergerak untuk lebih menyelami mengenai kisah Nabi dan Rasul, sejak saya mengikuti sharing session yang dibawakan oleh seorang single mother mualaf (@ibujerapah), mengenai pentingnya berkisah bukan berdongeng. Menceritakan sebuah kisah, artinya cerita yang disampaikan memang pernah terjadi dimasa lampau, bukan karangan belaka dan ada sumber yang terpercaya. Dari situ terbukalah bahwa banyak kisah-kisah dalam Al-Quran yang bisa kita ceritakan ke anak-anak.    Akhirnya pembelajaran saya dimulai. Saya ingin lebih mendalami lagi kisah-kisah Nabi dan Rasul. Kemudian rasa penasaran saya muncul terhadap kaum yang sering sekali kita dengar namanya di Al-Quran, yakni bani Israil. Kita selalu mengkaitkan bani Israil dengan Yahudi. Padahal, menurut pandangan saya, sesungguhnya kaum bani Israil juga ada yang muslim dan ada yang non-muslim. Di majalah National Geographic edisi Desember 2007, malahan disebutkan “seabad yang lalu, 90% penduduk Bethlehem adalah umat Nasrani”, bukan...