hari ini memutuskan untuk terusan sholat ashar hingga isya di masjidil haram karena memang ini malam terakhir kami d haram cerita uniknya, kebetulan saya berangkat sendiri, karena teman sekamar kelelahan lepas ziarah ke jabal nur siang tadi. Eh, qadarullah setelah turun dari rooftop sehabis sholat magrib, saya pergi ke wc lima dan tidak sengaja bertemu dengan ibuk sekamar dan anaknya ~~ ditengah jutaan orang yang datang ke haram. Jadilah kami sholat isya bertiga. Malam terakhir kami memilih sholat di dekat tiang 100-B lantai 2 yang memang view nya langsung menghadap ke kakbah. sedikit cerita tentang ibuk dan anak yang beruntung ini: Beberapa hari yang lalu kedua ibuk dan anak ini Allah ijinkan untuk mencium hajar aswad selepas sholat maghrib, yang akhirnya membuat ibuk menangis haru bahkan sampai selesai sholat isya. Kejadiannya tidak disengaja. Maksud hati hanya ingin usaha memegang dinding kakbah yang tidak tertutup kiswah saat musim haji. Qadarullah mereka melihat sisi pintu ka...
baru beberapa hari sudah kangen sangat mendengar suara imam berkata “istawuu” dan suara teriakan teriakan askar. Alhamdulillah masih Allah ijinkan sholat d haram, padahal badan sudah kasih signal tamu bulanan akan segera tiba. memutuskan untuk tidak meminum primolut, dan bertawakal jika memang harus istirahat, waktu yang luang mau dipake untuk ziarah dan naik ke gua hira, tapi Allah Maha Baik, saya masih dikasih kesempatan untuk berdoa d depan ka’bah berkali kali sampai sampai hari ini pun saya masih bisa umroh sunnah, dan saya putuskan untuk badal umroh untuk bude yang sudah tiada enam tahun silam karena covid Beliau adalah kakak dari mamak saya yang sangat berjasa untuk keluarga kami, karena beliau beberapa kali menemani persalinan mamak di kalimantan saat kelahiran dua adik saya. Sebelum meninggal beliau berencana untuk berhenti bekerja dan berkeinginan untuk berangkat umroh, tapi rencana Allah berbeda. Alhamdulillah umroh hari ini buat saya adalah yang paling nyaman walaupun k...