Ibu N seorang petani dari sumenep dan sudah men janda sejak usianya pertengahan 30 (seperti usia saya saat ini). single mom dengan tiga orang anak laki laki
Ibu N bisa berangkat haji malalui jalur anak kedua. Beliau tidak pernah meminta dan ujug ujug ketika undangan itu tiba beliau langsung diminta sang anak untuk medical check up dan vaksin
semua persiapan haji sejak pendaftaran sampai dengan pelunasan semua diselesaikan sang anak tanpa sepengetahuan ibu N (kebetulan anak ibu N usianya mirip usia saya saat ini)
saya melihat sendiri kasih sayang sang anak kepada ibunya. sejak ia menemani proses medical di rs menur sampai mengantarkan di bandara soetta. Bagaimana love language sang anak ke ibu N bahkan di depan umum
Perjuangan sang anak juga tidak main main, lulus S1 teknik elektro ITS, ia lanjut bekerja di perusahaan penerbangan internasional. dan sekarang melanjutkan studi di teknik dirgantara ITB (mbelani resigned demi menambah ilmu). Bahkan cerita ibu N, setelah sang anak mapan dan cukup dewasa, ia juga minta dicarikan jodoh pilihan ibunya. MasyaAllah
itulah kenapa ibu N selalu menangis terharu, karena katanya selalu teringat anak keduanya. katanya lagi, beliau hari ini bisa berhaji bisa berziarah karena anak keduanya
Auto ingat anak anak lanangku di rumah
Auto minta didoakan ibu N supaya khalil dan arqam menjadi anak sholeh, anak sukses dunia akhirat, dan cintanya ke ibu nya ugal ugalan gitu juga ~~ maksudnya cintanya tulus sampai dewasa
![]() |
| Ending nya, dihari kami pulang ke surabaya sang anak memberikan buket bunga ke ibu N dan tidak lupa ke beberapa teman seperjalanan ibu N yang hari hari sering membersamai ibuknya. MasyaAllah |



Komentar
Posting Komentar