Dua puluh empat hari terbaik dalam hidup. Banyak kesan dan pelajaran yang didapat, utamanya tentang doa
Saya banyak banyak belajar tentang doa, mencoba memahami bagaimana doa bekerja, adab berdoa, waktu yang mustajab untuk berdoa. sebelum berangkat dulu sempat dinasihati untuk biasakanlah berdoa 10-15 menit setiap habis sholat, agar tidak hilang arah ketika kita diberi kesempatan berdoa 6-7 jam nanti di arafah dan bisa merasakan nikmatnya berdoa
setibanya di rumah, beberapa keluarga, tetangga, guru guru dan teman teman berkunjung ke rumah untuk menanyakan kabar. yang unik saya rasakan, untuk beberapa orang yang sebelumnya pernah ke tanah suci, moment ziaroh haji ini seperti mengembalikan ingatan mereka dan bernostalgia tentang kenangan manis pada masa mereka umroh atau haji dulu. semua saling bercerita dan larut dalam kenangan masing masing.
dan tidak lupa diakhiri dengan “nyuwun doa” salah satunya agar Allah bisa undang lagi kami semua ke tanah suci
Dulu saat d arafah ~ selain berdoa sendiri sendiri, pak ustadz meminta ijin untuk mengambil waktu wukuf kami untuk berdoa bersama. Beliau berkata kita tidak pernah tau, jangan jangan salah satu “aamiin” dari kami akan ikut diamini malaikat dan diijabah oleh Allah, sehingga kami semua dalam satu majelis ikut mendapatkan rahmat Nya.
Jadi, ketika para tamu nyuwun doa tadi saya sangat bersemangat, karena doa saya akan diamini banyak orang dan banyak malaikat dan saya juga punya harapan yang sama dengan saat di arafah

Komentar
Posting Komentar