Langsung ke konten utama

New Year, Old Friends, and New Friends



Di akhir tahun 2011, Allah mempertemukan kembali dua insan yang sudah lama tidak bertemu. Jiiiahhh. He is my old friend that I met in student orientation of engineering faculty. Walaupun kita satu fakultas, kita memang jarang sekali ketemu, baik kebetulan maupun disengaja. 



Teman lama ini mengajak saya untuk merayakan malam tahun baru bersama dia dan teman-temannya. So, planning to celebrate the new year is dicided to join with my old friend at the beach in Gunung Kidul (setelah menolak undangan lainnya untuk tahun baruan ke Karjaw,, awwaww). This year started with an encounter with some new friends.

Mereka adalah orang-orang yang sangat ramah, humoris, dan bersahabat. Sehingga tidak ada kesulitan sama sekali untuk beradaptasi dengan obrolan dan candaan mereka. Mereka adalah sahabat-sahabat yang sudah saling mengenal selama lebih dari empat tahun. Mereka bukan hanya teman tetapi juga sebuah keluarga. Karena siapa lagi keluarga terdekat kita, tetangga terdekat kita, kalo bukan teman-teman kita ketika kita ada di tanah perantauan.

Pada detik ini, semua pasti menyadari bahwa teman adalah hal terindah yang bisa kita dapatkan di tempat yang benar-benar asing. Di awal tahun ini, aku telah mengenal beberapa teman baru yang pastinya akan semakin bertambah seiring dengan bergantinya bulan di tahun 2012 ini. Entah teman di tempat kerja, entah teman di kosan baru, atau teman yang kita temuin di angkutan umum. Let’s see.

Walaupun kita akan berpisah dengan teman-teman lama yang berjuang mengejar mimpinya masing-masing, entah nikah, kerja, atau ngelanjutin jenjang pendidikan strata dua, tapi semua kenangan tak kan mungkin terlupa,,


First Sunrise 2012



Firework


Notes:
Siung, Indrayanti, and the other beach in Gunung Kidul are so amazing. Must be visited. I think they are better than Parangtritis at all.


Postingan populer dari blog ini

Review Buku Clever Lands: Motivasi

Gegara punya anak (dan instagram), kebiasaan saya yang lama sempat menghilang. Yakni membaca dan menulis. Sekarang, sedikit sedikit saya ingin mengembalikan kebiasaan baik itu. Dimulai dari membaca. Usai membaca rasanya ingin menuangkannya dalam tulisan dan berbagi ke orang banyak. Gegara punya anak (juga), saya jadi gemar membaca buku parenting dan educating, salah satunya buku berjudul  Clever Lands.  Yang membandingkan sistem pendidikan di lima negara yang dianggap sukses dalam mendidik generasi muda. “Good education is a product of collaboration”. Dimana dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari budaya, kebijakan pemerintah, sampai taktik dan strategi untuk meningkatkan motivasi belajar dan mengajar. Motivasi adalah dorongan yang dapat menjelaskan mengapa seseorang kerap terus melakukan aktivitas belajar dan mengajar. “Motivation 1.0 is simply that we have a drive for survival. Motivation 2.0 is based on the assumption that humans seek reward and avoid puni...

Obrolan di Meja Makan

Entri ini adalah kelanjutan dari obrolan gak penting di meja makan dan terkait dengan status yang dipasang salah satu temen kantor di whatsap-nya – “Menyibak Fenomenalitas Mangkuk Ayam Jago” Cerita ini timbul karena di ruang makan mess, tersedia dua jenis sendok berbeda bentuk, dimana salah satu bentuk sendok tidak lazim digunakan untuk makan. Cerita ini berlanjut ketika kami berempat berdebat mengenai bentuk sendok yang tidak lazim tersebut. Saya dan Candra merasa sendok tersebut tidak cocok digunakan untuk menyuap nasi, dikarenakan bentuknya yang bulat dan terlalu besar dan lebih cocok digunakan sebagai sendok sup. Salah satu teman membela diri dengan pernyataan bahwa sendok inilah yang biasanya digunakan orang-orang Korea untuk makan nasi. Namun, setelah kami bertiga menilik lebih lanjut, bentuk kepala sendok bisa jadi mirip dengan sendok-sendok yang biasa digunakan orang-orang Korea. Tapi dari segi panjang sendok, jelas sangat berbeda dengan sendok Korea, yang setidak...

Obrolan di “Wong Solo”

Topik kali ini bermula saat saya ditraktir seorang rekan kerja di rumah makan Wong Solo. Ketika seorang teman memesan menu cumi-cumi balado, teman saya lainnya langsung mengingatkan untuk tidak memesan es jeruk ataupun jeruk hangat. Loh? Kenapa? Saya jadi bingung sendiri. Kemudian rekan kerja saya ini mengeluarkan tablet- nya, dan membuka article di kaskus , yang menjelaskan tentang larangan memakan atau meminum jeruk setelah memakan seafood. Dan tidak tanggung-tanggung, disana dijelaskan dengan sangat frontal mengenai seorang wanita yang mengalami kondisi dimana hati, jantung, ginjal, pembuluh darahnya rusak, usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga wanita itu meninggal mengenaskan dengan kelima panca indera keluar darah setelah mengkonsumsi vitamin C dan sebelumnya memakan banyak udang. Nah, kalau memang benar adanya, mengapa sampai detik ini, di rumah makan yang menjual menu seafood, masih saja disediakan daftar menu minuman yang mengandung viamin C tinggi, seperti ju...